SOAL UJI KOMPETENSI
Jawablah soal di bawah ini dengan singkat dan tepat kemudian silakan di posting ke web blog masing-masing !
1. Jelaskan syntax dasar penulisan kode script html !
2. Apa keuntungan menggunakan frame work pada saat pembuatan aplikasi berbasis web !
3. Berikan contoh aplikasi web server dan jelaskan masing-masing perbedaanya !
4. Bagaimana cara membuat database baru pada phpmyadmin !
5. Tuliskan script php sederhana dengan tampilan sebuah formulir pendaftaran !
6. Jelaskan tentang Xampp dan Wamp !
7. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang prototype !
8. Sebutkan tahapan 7 layer OSI secara urut !
9. Jelaskan langkah import file .sql pada phpmyadmin !
10. Sebutkan contoh pesan peringatan kesalahan visual pada saat coding !
Jawaban:
1.Syntax dasar penulisan html :.
<html><head>
<title>Belajar Dasar penulisan HTML</title>
</head >
<body>
Isi web page dalam HTML.
</body>
</html>
2.Keuntungan menggunakan frame work saat membuat aplikasi web :
Ø .Menghemat Waktu Pengembangan framework.
Ø .Reuse of Code,dengan menggunakan framework maka pekerjaan kita akan memiliki struktur yang baku, sehingga kita dapat menggunakannya kembali pada saat pembuatan aplikasi berbasis web yang lain.
Ø Bantuan Komunitas – ada komunitas-komunitas yang siap membantu jika ada permasalahan dalam pembuatan aplikasi berbasis web, selain itu juga bisa berbagi ilmu sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemrogaman kita.
Ø Kumpulan best practise – sebuah framework merupakan kumpulan best practise yang sudah teruji, Jadi kita dapat meningkatkan kualitas kode ketika kita membuat aplikasi web.
3. Contoh Aplikasi Web Server
1. XAMP
2. Apache HTTP Server
3. IIS (Internet Information Services)
4. Wamp Server
5. AMPPS
Perbedaan
4. Untuk Membuat database baru melalui PHPMyAdmin berikut langkah-langkahnya :
§ Pastikan komputer Anda sudah teristall web server lokal seperti Xampp, Wampp, Apache dll. jika belum punya silahkan baca artikel saya sebelumnya tentang webserver lokal.
§ Kemudian jalankan atau start wampp/xampp anda, dan buka web browser bisa pakai mozilla atau google chrome kemudian ketikkan http://localhost/phpmyadmin/
§ Pada home PHPMyAdmin isikan nama database yang anda inginkan pada pilihan menu create new database, misal : dbcoba dan klik tombol Create
§ Database sudah berhasil dibuat, selanjutnya tinggal masukin /membuat tabel.
5. <h3>Tambah Anggota</h3>
<form action="" method="POST">
<div class="content">
<table class="table-form" border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td width="20%"><label for="nama">Nama Lengkap</label></td>
<td colspan="3"><input name="nama" id="nama" type="text" class="form"></td>
</tr>
<tr>
<td><label for="tempat_lahir">Tempat Lahir</label></td>
<td><input name="tempat_lahir" id="tempat_lahir" type="text" class="form"></td>
<td><label>Tanggal Lahir</label></td>
<td>
<select name="tgl_lahir" class="form">
<option>xx</option>
<option>xx</option>
<option>xx</option>
</select>
<select name="bln_lahir" class="form">
<option>xx</option>
<option>xx</option>
<option>xx</option>
</select>
<select name="thn_lahir" class="form">
<option>xxxx</option>
<option>xxxx</option>
<option>xxxx</option>
</select>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><label for="alamat">Alamat</label></td>
<td valign="top" colspan="2">
<textarea name="alamat" id="alamat" class="form" cols="50" rows="8"></textarea>
</td>
<td valign="top">
<div>
<label for="kota">Kota</label>
<input type="text" name="kota" id="kota" class="form">
</div>
<div>
<label for="negara">Negara</label>
<input type="text" name="negara" id="negara" class="form">
</div>
<div>
<label for="kode_pos">Kode Pos</label>
<input type="number" name="kode_pos" id="kode_pos" class="form">
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td><label for="hp">No. HP</label></td>
<td colspan="3"><input name="hp" id="hp" type="number" class="form"></td>
</tr>
<tr>
<td><label for="email">Email</label></td>
<td colspan="3"><input name="email" id="email" type="text" class="form"></td>
</tr>
<tr>
<td><label for="tinggi_badan">Tinggi Badan</label></td>
<td colspan="3"><input name="tinggi_badan" id="tinggi_badan" type="number" class="form"></td>
</tr>
<tr>
<td><label for="berat_badan">Berat Badan</label></td>
<td colspan="3"><input name="berat_badan" id="berat_badan" type="number" class="form"></td>
</tr>
</table>
</div>
<input type="submit" class="btn" value="Simpan">
</form>
Jika file tambah.php ini sudah di letakan di folder content maka kita buka kembali file index.php lalu pada bagian kode dibawah ini didalam file index.php:
<?php include('content/home.php'); ?>
Diubah menjadi seperti dibawah ini:
<?php
if(empty($_GET['page']) OR $_GET['page'] == NULL) {
include('content/home.php');
}
elseif(!empty($_GET['page']) && $_GET['page'] == 'tambah') {
include('content/tambah.php');
}
?>
Setelah itu buka file home.php yang berada di folder content dan ubah bagian kode dibawah ini didalam file home.php tersebut:
<a href="" class="btn">Tambah</a>
Menjadi seperti dibawah ini:
<a href="index.php?page=tambah" class="btn">Tambah</a>
Lalu sekarang buka url dibawah ini dan klik tombol tambah yang terdapat pada halaman utama pendaftaran online.
Membuat Tanggal, Bulan, Tahun Secara Dinamis
Pada bagian kode dibawah ini:
<select name="tgl_lahir" class="form">
<option>xx</option>
<option>xx</option>
<option>xx</option>
</select>
Ubah menjadi dibawah ini:
<select name="tgl_lahir" class="form">
<?php
for($tanggal = 1; $tanggal <= 31; $tanggal++) {
if($tanggal < 10) {
echo '<option value="0'. $tanggal .'">0'. $tanggal .'</option>';
}
else {
echo '<option value="'. $tanggal .'">'. $tanggal .'</option>';
}
}
?>
</select>
Bulan lahir dinamis
<select name="bln_lahir" class="form">
<option>xx</option>
<option>xx</option>
<option>xx</option>
</select>
Menjadi seperti kode dibawah ini:
<select name="bln_lahir" class="form">
<?php
for($bulan = 1; $bulan <= 12; $bulan++) {
if($bulan < 10) {
echo '<option value="0'. $bulan .'">0'. $bulan .'</option>';
}
else {
echo '<option value="'. $bulan .'">'. $bulan .'</option>';
}
}
?>
</select>
Tahun lahir dinamis
<select name="thn_lahir" class="form">
<option>xx</option>
<option>xx</option>
<option>xx</option>
</select>
Dengan kode dibawah ini:
<select name="thn_lahir" class="form">
<?php
for($tahun = date('Y'); $tahun >= 1980; $tahun--) {
echo '<option value="'. $tahun .'">'. $tahun .'</option>';
}
?>
</select>
6. XAMPP merupakan singkatan dari Apache, MySQL, PHP dan Perl sedangkan huruf “X” dimaksudkan sebagai suatu software yang dapat dijalankan di empat OS utama seperti Windows, Mac OS, Linux dan Solaris. Istilah ini seringkali disebut dengan cross platform (software multi OS).
7. Prototype adalah proses pembuatan model sederhana software yang mengijinkan pengguna memiliki gambaran dasar tentang program serta melakukan pengujian awal.
· 8. .a. Aplication Layer
· b.Presentation Layer
· c.Session layer
· d.Transport layer
· e.Network layer
· f.Data-link layer
· g.Physical layer
9. Cara Import Database MySQL di phpMyAdmin
Setelah memiliki file .sql maka sekarang anda dapat melakukan import database. Adapun cara import database MySQL di phpMyAdmin yaitu,
a.Login cPanel Hosting
Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah login ke cPanel. Login cPanel dapat melalui https://namadomain/cpanel, sesuai email yang dikirim dari DomaiNesia mengenai Informasi Account Hosting..
b.Memilih phpMyAdmin
Jika login berhasil, maka anda akan diarahkan ke dashboard cPanel Hosting. Pada form pencarian, silahkan ketik “
phpmyadmin”. Setelah muncul, silahkan klik phpMyAdmin.
c. Siapkan File SQL
Langkah ketiga yaitu siapkan file berekstensi .sql tadi.
d. Memilih Menu Import di phpMyAdmin
Setelah itu masuk ke dashboard phpMyAdmin. Silahkan pilih database mana yang ingin dimasuki file .sql. Intinya database ini nanti akan menyimpan database yang telah di eksport tadi (file .sql). Untuk membuat database baru, silahkan baca. Setelah memilih database, silahkan klik Menu
Import. Lalu klik Choose File untuk memilih file .sql. Kemudian scroll ke bawah dan klik Go.
e. Import Database Telah Berhasil
Silahkan tunggu sebentar. Voila! Import database MySQL di hosting telah berhasil. Database yang baru dibuat tadi berisikan database dari hasil export. Jadi, anda tidak perlu takut apabila ada informasi/ data dalam database yang terbuang. Semua telah masuk ke database dengan rapi melalui proses import.
10. Contoh pesan eror saat coding :
v Parse Error
v (Syntax Error)
v Fatal Error
v Warning Error
v Notice Error
.png)

0 komentar: